AKHWAT CENTIL INGIN BERTAUBAT

Assalamu’alaikum, akhir-akhir ini saya dilanda masalah di sekolah, tetangga saya mampu melihat makhluk ghaib (padahal itu adalah bohong belaka), juga tentang kecentilan dan kenakalan saya selama ini dan sudah tersebar. Bagaimana cara saya untuk menghindari dan menebusnya. Karena saya baru sadar bahwa itu adalah dosa dan saya selalu dihantui rasa tidak enak dan rasa malu terhadap teman-teman dan guru. Saya berjanji tidak akan melakukannya lagi dan saya akan bertaubat dan menjadi wanita muslimah. Amin. Wassalam. E J

Jawab:
Hayyakillah, selamat datang di majalah Qiblati.
Sesungguhnya termasuk rahmat Allah ﷻ atasmu, dan termasuk karunia-Nya kepadamu adalah memberimu hidayah kepada kebenaran. Serta memberimu hidayah untuk bertaubat dan menyesal, beristighfar dan bersegera meninggalkan dosa-dosa tersebut.

Karena kelalaianmu dari ketaqwaan, maka sebuah keburukan besar telah terbuka atasmu untuk setan. Oleh karena itulah setan berupaya untuk mengembalikanmu kepada jalannya dengan sarana was-was. Dia memasukkan di dalam akal pikiranmu bahwa tidak ada manfaatnya taubat, seluruh manusia telah mengetahui keadaanmu yang begini dan begitu. Setan saling menolong dengan nafsu yang mengajak kepada perbuatan buruk untuk menyesatkanmu dari jalan yang lurus dan hidayah rabbul ‘alamin. Di mana hal ini menyebabkan adanya pergulatan besar di dalam sanubarimu. Sesungguhnya pergulatan yang sedang terjadi pada dirimu adalah pergulatan antara kebaikan dan keburukan. Dan engkau akan tertolong sesuai dengan kekuatan tekad dan kemauanmu.

Engkau telah berhenti untuk sebuah kebaikan, dan dengan karunia Allah ﷻ engkau telah mengobati perkara tersebut dengan meninggalkan maksiat serta menyesal dan bertaubat atas apa yang telah lewat. Maka tidak ada kewajiban lagi atasmu kecuali engkau teruskan beristighfar, menyesal dan takut kepada Allah ﷻ tanpa putus asa dari rahmat Allah ﷻ yang meliputi segala sesuatu. Wajib atasmu menghindari teman-temanmu yang buruk, tidak menemui dan berhubungan dengan mereka. Akrabilah teman-teman yang shalihah, kemudian istiqamahlah di jalan ketaatan, ibadah, shalat, puasa, membaca al-Qur`an, banyak sujud, menangisi dosa, memperbanyak membaca kitab-kitab yang melembutkan hati, membaca kisah-kisah para sahabat, tabi’in dan janganlah engkau disibukkan dengan permainan-permainan yang diharamkan, seperti televisi, video, dan internet.

Sesungguhnya Allah ﷻ akan menerima taubatmu -jika engkau jujur-, serta akan mengganti kesalahan-kesalahanmu dengan kebaikan-kebaikan. Wajib atasmu jujur dalam taubatmu, perbanyaklah amalan-amalan shalih. Allah ﷻ telah berfirman:

كَتَبَ رَبُّكُمۡ عَلَىٰ نَفۡسِهِ ٱلرَّحۡمَةَ‌ۖ أَنَّهُ ۥ مَنۡ عَمِلَ مِنكُمۡ سُوٓءَۢا بِجَهَـٰلَةٍ۬ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعۡدِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَأَنَّهُ ۥ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ۬
“Tuhanmu telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-An’am: 54)

Dan Allah ﷻ berfirman:
فَمَن تَابَ مِنۢ بَعۡدِ ظُلۡمِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَتُوبُ عَلَيۡهِ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ

“Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Maidah: 39)

وَمَن يَعۡمَلۡ سُوٓءًا أَوۡ يَظۡلِمۡ نَفۡسَهُ ۥ ثُمَّ يَسۡتَغۡفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورً۬ا رَّحِيمً۬ا
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa`: 110)

Dan di dalam hadits at-Turmudzi:
« وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا »
“Dan ikutilah keburukan itu dengan kebaikan, maka kebaikan itu akan menghapus keburukan tersebut.”
Di dalam hadits Muslim:

إِنَّ اللهَ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوْبَ مُسِيْءُ اللَّيْلِ حَتىَّ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا »
“Sesungguhnya Allah ﷻ membentangkan tangan-Nya di waktu malam agar bertaubat orang-orang yang berbuat keburukan di waktu siang, dan Dia bentangkan tangan-Nya diwaktu siang agar bertaubat orang yang berbuat keburukan di waktu malam, hingga matahari terbit dari arah terbenamnya.”

Dan janganlah engkau menoleh kepada masa lalu, hingga engkau bantu setan untuk melemahkan dirimu sendiri. Dengan sabar dan jujur bersama Allah, serta ikhlas, akan tersiarlah dari akhlak yang terpuji. Seorang muslim tidak akan memperdulikan ucapan manusia, maka apakah artinya keridhaan manusia sementara Allah murka? Oleh karena itulah berambisilah untuk mendapatkan keridhaan Allah, dan dahulukanlah keridhaan-Nya atas keridhaan para hamba, maka Allah ﷻ akan memudahkan urusanmu. Yakinlah dengan janji Allah yang akan menerima taubatnya orang-orang yang jujur, dan bahwasannya Allah ﷻ akan merubah keadaanmu, jika engkau merubahnya, dan akan memberikan citra yang baik untukmu di tengah-tengah manusia.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *